Pengenalan Senam Ergonomis sebagai Terapi Non-Farmakologi untuk Penderita Asam Urat pada Masyarakat Desa Bolon
DOI:
https://doi.org/10.57213/abdimas.v8i1.248Keywords:
Asam urat, Desa Bolon, LansiaAbstract
Desa Bolon merupakan salah satu desa yang ada di lingkungan Colomadu, Karanganyar. Desa ini menjadi pilihan kami untuk melalukan penelitian dan pengabdian ormawa tentang asam urat karena dari hasil observasi kami bersama pihak mitra juga belum mengetahui bagaimana cara pencegahan asam urat dan cara penanganannya. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini agar masyarakat di Desa Bolon, Karanganyar dapat mengetahui dan memahami tentang asam urat, memahami senam ergonomis sebagai terapi non-farmakologi, dan dapat memahami bagaimana cara pengendalian penyakit asam urat. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan berbagai tahap, diantaranya yaitu; (1) observasi, (2) persiapan, (3) pelaksanaan, (4) evaluasi. Pemeriksaan asam urat dilakukan dengan alat GCU (Glucose, Cholesterol, Uric Acid) untuk mengetahui hasil asam urat pada lansia di Desa Bolon, Karanganyar. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan sebagai upaya peningkatan pengetahuan masyarakat dengan memberikan edukasi mengenai pengertian, penyebab, pencegahan asam urat dengan metode ceramah serta menggunakan leaflet dan pemberian hadiah. Kegiatan ini berjalan lancar dan berdampak positif bagi masyarakat Desa Bolon, Karanganyar khususnya dapat memberikan banyak pengetahuan mengenai asam urat.References
Chen, P. E., Liu, C. Y., Chien, W. H., Chien, C. W., & Tung, T. H. (2019). Effectiveness of Cherries in Reducing Uric Acid and Gout: A Systematic Review. Evidence-based complementary and alternative medicine: eCAM, 2019, 9896757.
Erman, dkk., (2021)., Pengaruh Senam Ergonomis Terhadap Kadar Asam Urat Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Merdeka Kota Palembang. Jurnal Keperawatan Merdeka (JKM), Volume 1 Nomor 2, November 2021. Page 232-239.
Hariawan, H., Tidore, M., & Rahakbau, G. Z. (2020). Perilaku Pencegahan Penyakit Tidak Menular Pada Remaja Ambon. Jurnal Keperawatan Terpadu, 2(1), 15–21.
Kemenkes RI. 2019. Buku Pedoman Manajemen Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Sumber https://www.kemkes.go.id/resources/download/info-terkini/hasil-riskesdas 2018.pdf).
Mubarak & Astuti. (2022). Hubungan Konsumsi Makanan yang Mengandung Purin d Asam Urat. Borneo Student Research, 3(3), 2659–2663.
Purwandari, N. P. (2022). Gambaran Pola Makan pada Penderita Asam Urat di Desa Gondang Manis. Jurnal Profesi Keperawatan (JPK), 9(1), 34-43.
Saragih, M. Gultom, R., & Sipayung, R (2020). Penanganan Asam Urat Dengan Latihan Senam Ergonomik Pada Lansia di Kelurahan Gaharu Kecamatan Medan Timur.
Siswanto, Y., & Lestari, I. P. (2020). Pengetahuan Penyakit Tidak Menular dan Faktor Risiko Perilaku pada Remaja. Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, 2(1), 1–6.
Tidore, M., & Rahakbau, G. Z. (2020). Perilaku Pencegahan Penyakit Tidak Menular Pada Remaja Ambon. Jurnal Keperawatan Terpadu, 2(1), 15–21.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.