SOSIALISASI PENTINGNYA MEMBERSIHKAN BAHAN MAKANAN SEBELUM DIKONSUMSI UNTUK MENGHINDARI KONTAMINASI PARASIT USUS PENYEBAB PENYAKIT

Authors

  • Zahara Fadilla Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia, Jakarta, Indonesia
  • Aulia Mutiara Hikmah Teknologi Laboratorium Medis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia
  • Anisyah Octaviyanti Mahasiswa Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia
  • Zulfa Rosa Agustin Mahasiswa Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57213/abdimas.v5i2.106

Keywords:

makanan , bahan makanan , protozoa, helmints

Abstract

Makanan merupakan kebutuhan dasar manusia yang diperlukan setiap saat untuk menghasilkan energi dalam beraktivitas. Untuk dapat dikonsumsi bahan makanan perlu dibersihkan dan diolah dengan baik baik agar bermanfaat bagi tubuh dan guna menghindari kontaminasi oleh mikroorganisme, khususnya parasit usus. Kontaminasi parasit termasuk dalam kontaminasi biologi. Bahaya kontaminasi biologi dapat berupa kontaminasi parasit yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan atau penyakit jika termakan oleh manusia. Kontaminasi parasit dapat berasal dari tanah atau air dan tempat-tempat kotor seperti di pasar tradisional. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan warga masyarakat mengenai penyakit yang disebabkan oleh parasit usus dalam rangka mencegah kontaminasi parasit pada makanan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan secara langsung langsung ke rumah warga. Hasil pengabdian masyarakat menunjukan masyarakat yang telah hadir telah memahami akan pentingnya membersihkan bahan makanan segar (mentah) sebelum dilakukan proses memasak atau dikonsumsi secara langsung untuk menghindari kontaminasi parasit usus pada bahan makanan yang dapat menimbulkan penyakit seperti diare dan anemia.

References

Adrianto, H. (2017). Kontaminasi Telur Cacing pada Sayur dan Upaya Pencegahannya. Jurnal BALABA : 13 (2): 105-114.

Herbowo & Firmansyah, A. (2003. Diare Akibat Infeksi Parasit. Sari Pediatri No. 4 (4): 198-202 .

Indraswati, D. (2016). Kontaminasi makanan (Food Contamination) Oleh Jamur. Forikes: Ponorogo.

Mirawati, Sitorus R.J., Hasyim, H. (2011). Analisis Personal Hygiene Dan Food Handling Pada Penyelenggaraan Makanan Pasien Di Rsup Dr. Mohammad Hoesin Palembang. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat: No.1(2).

Mutiara, H. (2015). Identifikasi Kontaminasi Telur Soil Transmitted Helminths pada Makanan Berbahan Sayuran Mentah yang Dijajakan Kantin sekitar Kampus Universitas Lampung Bandar lampung. JuKe Unila: 5 (9):28-32.

Depkes RI. (2011). Permenkes RI Nomor 1096/MENKES/PER/VI/2011 tentang Higiene Sanitasi Jasaboga. Jakarta.

Purnama, S.G. (2016). Modul Kontaminasi Makanan di Pasar Tradisional.FK Udayana: Bali.

Sujaya, I.N. (2017). Bahan Ajar Managemen Penyehatan Makanan dan Minuman. Universitas Udayana: Bali.

Widyastuti, N. & Almira, V.G. (2019). Higiene dan Sanitasi Dalam Penyelanggaraan Makanan. K-Media: Yogyakarta.

Downloads

Published

2022-07-16

How to Cite

Fadilla, Z. ., Hikmah, A. M. ., Octaviyanti , A., & Agustin, Z. R. (2022). SOSIALISASI PENTINGNYA MEMBERSIHKAN BAHAN MAKANAN SEBELUM DIKONSUMSI UNTUK MENGHINDARI KONTAMINASI PARASIT USUS PENYEBAB PENYAKIT. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi , 5(2), 78–85. https://doi.org/10.57213/abdimas.v5i2.106